Bismillahirrohmanirrohim
Salam – Kebahagiaan hidup adalah satu perasaan. Tempatnya di hati manusia. Hati itulah yang merasainya. Kadang di kala fisik kita begitu lemah, akal letih, tetapi karena hati merasa bahagia, kita tetap merasa hidup ini bermakna. Begitu juga sebaliknya, bila keadaan fisik kita begitu bertenaga, akal segar, tetapi karena hati merana, kita rasakan hidup tidak lagi berguna.
Demikianlah hati memegang peranan penting yang cukup utama. Agar dalam apa jua keadaan hidup, jatuh bangun, hati tetap berada dalam ketenangan, suatu usaha mesti dilaksanakan. Bila hati tenang, sungguh kita akan dapat merasa sehat walaupun sakit, rasa kaya walaupun miskin, rasa senang walaupun dihimpit masalah. Tapi bila hati gelisah, orang yang belum rasa sakit, sudah rasa sakit. Belum miskin sudah rasa miskin, belum susah sudah rasa susah. Sesungguhnya hal itulah yang perlu diutamakan penjagaannya daripada penjagaan fisik dan mental. Sebab peranan hati lebih utama dari keduanya.
“Dalam diri anak adam itu ada seketul daging. ila baik daging itu, baiklah seluruh anggota jasad. Bila jahat dan busuk daging itu, maka jahatlah seluruh anggota jasad. Ketahuilah itulah hati” (HR Bukhari dan Muslim)
Wallahua’lambisshowab